Bento (Bekal Ala Jepang)
Orang Jepang menyukai Bento. Anak-anak biasa membawa bento ke acara-acara tamasya sekolah atau festival olah raga. Bento berarti kesenangan. Bento biasanya dimakan dalam kegiatan di tempat terbuka, suatu kebiasaan yang berawal di zaman Edo (1603-1867). Masyarakat umum biasa menyiapkan dan mengemas bekal makanan untuk berbagai acara seperti hanami atau menikmati keindahan bunga sakura, menikmati sejuknya berada di tepi sungai selama musim panas atau menikmati daun-daun musim gugur.
Banyak tempat bekal dibuat agak mewah, sebagai ungkapan keinginan untuk bersenang-senang. Ada beragam tempat bekal yang ada sekarang ini. Sejumlah tempat menjual tempat bekal yang mempertahankan panas nasi, sup miso atau masakan panas lainnya. Ada juga tempat bekal dua tingkat untuk mi soba atau udon. Saus celupannya ditempatkan di bagian atas, sementara mi-nya disimpan di bagian bawahnya. Tempat bekal bento yang panjang dan ramping terbilang populer, terutama di kalangan pria pekerja kantoran, karena tempat bekal seperti itu dirancang untuk bisa masuk ke dalam tas-tas kantor yang biasa dibawa kerja.
Bahan-bahan (Untuk 4 Porsi)
・500 ml beras
・600 ml air
・100 gram kacang polong segar masih dalam kulit
・1 sendok teh garam
Nasinya dapat disajikan bersama tori no karaage (ayam goreng ala Jepang), dashimaki tamago (telur dadar) dan asparagus goma-ae (asparagus dengan bumbu wijen). Semua resepnya telah diperkenalkan dalam program-program yang lalu.
Cara Memasak
Cuci beras dalam wadah saringan agar bersih dari kulit beras ataupun dedaknya. Bilas lalu tiriskan. Masukkan ke dalam panci dengan tutup yang pas. Masukkan 600 ml air dan biarkan beras terendam selama sekitar 30 menit agar menyerap air.
Sementara itu, kupas kacang polong dari kulitnya. Cuci dan tiriskan.
Masukkan 1 sendok teh garam ke dalam beras yang direndam air dan di atasnya taburi kacang polong. Tutup panci lalu didihkan dengan api sedang. Setelah mendidih, kecilkan api dan biarkan dimasak selama 12 menit. Lalu matikan kompor. Jangan buka dulu tutup pancinya, biarkan nasi matang dengan panas yang ada selama 10 menit lagi.
Angkat tutup panci kemudian aduk nasi secara perlahan dari tepi panci agar bercampur dengan kacang polong. Hati-hati jangan sampai menghancurkan kacang polongnya.
Sebelum memasukkan nasi ke dalam tempat bekal, terlebih dulu lap tempatnya menggunakan lap basah agar nasi tidak menempel. Tata nasi di sisi kiri tempat bekal.
Bentuk lembaran aluminium foil menjadi mangkuk untuk tempat asparagus agar bumbunya tidak membasahi makanan yang lain. Tata asparagusnya di sisi kanan atas tempat bekal di sebelah nasi.
Tori no karaage bisa disimpan di tengah-tengah, lalu irisan telur dadarnya di bagian bawah. Tata juga makanan pelengkap agar warnanya terlihat kontras. Kalau ada, tambahkan irisan tipis acar jahe untuk memberi suasana musim. Acar jahe yang berwarna agak merah muda mewakili warna mahkota bunga sakura.
0 komentar:
Posting Komentar